Contents
VPN (Virtual Private Network) adalah metode koneksi yang digunakan untuk menambah keamanan dan privasi ke jaringan pribadi dan publik. Perusahaan menggunakan Virtual Private Networks untuk melindungi data sensitif. Namun, menggunakan VPN pribadi menjadi semakin populer karena lebih banyak interaksi yang sebelumnya bertatap muka beralih ke Internet. Tingkatkan privasi dengan VPN karena alamat IP awal pengguna diganti dengan alamat IP lain dari penyedia VPN. Pelanggan dapat memperoleh alamat IP dari kota gateway mana pun yang disediakan layanan VPN. Misalnya, Anda dapat tinggal di Jakarta, tetapi dengan VPN Anda dapat tampak tinggal di Amsterdam, New York, atau sejumlah kota gateway lain.
Keamanan adalah alasan utama mengapa perusahaan menggunakan layanan VPN. Semakin banyak metode sederhana untuk mencegat data yang bepergian ke jaringan. Spoofing WiFi dan Firesheep adalah dua cara mudah untuk meretas informasi. Analogi yang berguna adalah bahwa firewall melindungi data Anda saat berada di komputer dan VPN melindungi data Anda di web. VPN menggunakan protokol enkripsi canggih dan teknik tunneling yang aman untuk merangkum semua transfer data online. Sebagian besar pengguna komputer yang cerdas tidak akan bertindak nekt dengan terhubung ke Internet tanpa firewall dan antivirus terbaru. Mengembangkan ancaman keamanan dan ketergantungan yang terus meningkat di Internet menjadikan Virtual Private Network bagian penting dari keamanan menyeluruh. Pemeriksaan integritas memastikan tidak ada data yang hilang dan koneksi tidak dibajak. Karena semua lalu lintas terlindungi, VPN lebih disukai daripada proxy.
Menyiapkan Virtual Private Network adalah proses yang mudah. Seringkali sesederhana memasukkan nama pengguna dan memutuskan alamat. Smartphone dominan dapat mengonfigurasi VPN menggunakan protokol PPTP dan L2TP / IPsec. Semua sistem operasi besar dapat mengkonfigurasi koneksi PPTP VPN. Protokol OpenVPN dan L2TP / IPsec masing-masing memerlukan aplikasi open source kecil (OpenVPN) dan unduhan sertifikat.
Jumlah protokol dan fitur keamanan yang tersedia terus bertambah seiring waktu. Protokol yang paling umum adalah:
PPTP – PPTP telah ada sejak Windows 95 mulai digunakan. Nilai jual utama PPTP adalah dapat dengan mudah disetel pada setiap OS besar. Singkatnya, PPTP menyalurkan koneksi point-to-point melalui protokol GRE. Sayangnya, keamanan protokol PPTP dipertanyakan dalam beberapa tahun terakhir. Itu masih kuat, tetapi bukan yang paling aman.
L2TP / IPsec – L2TP / IPsec lebih aman dari PPTP dan menawarkan lebih banyak fitur. L2TP / IPsec menerapkan dua protokol bersama untuk mendapatkan fitur terbaik dari tiap protokol. Misalnya, protokol L2TP yang digunakan untuk membuat saluran dan IPsec menyediakan saluran yang aman. Langkah-langkah ini membuat paket yang mengesankan aman.
Open VPN – OpenVPN adalah VPN berbasis SSL yang terus naik popularitasnya. Software yang digunakan bersifat open source dan tersedia secara bebas. SSL adalah protokol enkripsi yang matang, dan OpenVPN dapat berjalan pada satu UDP atau port TCP, membuatnya sangat fleksibel.
Cara cerdas untuk tetap aman saat menggunakan Wi-Fi publik adalah dengan menggunakan VPN. Tapi bagaimana cara untuk memilih provider VPN? Berikut adalah beberapa hal yang diperlukan saat Anda memilih provider VPN.
Server Proxy bertindak sebagai penengah antara Anda dan internet. Proxy digunakan untuk menyediakan berbagai keamanan,… Read More
Error 404 not found terjadi ketika pengguna mencoba mengakses aset yang tidak ada atau telah… Read More
Entity Relationship Diagram (ERD) adalah diagram yang menunjukkan relasi set entitas yang disimpan dalam database.… Read More
Plagiarisme pada dasarnya adalah "meniru dari hasil karya orang lain" tanpa memberi mereka kredit pada… Read More
Zoom adalah aplikasi panggilan video pilihan selama pandemi COVID-19. Sayangnya, beberapa fitur membuat rapat yang sedang… Read More
Blogger mungkin adalah platform blog tertua yang masih digunakan, Google Blogger telah menjadi rumah bagi… Read More
This website uses cookies.